Berhati-hatilah
dalam menafsirkan al-Quran dengan pendekatan sains dan teknologi.
Kalaupun ingin, maka penafsiran itu, berdasarkan pendapat Dr. Yusuf
al-Qaradhawi, harus melalui tiga tahapan: Pertama, keharusan mengetahui prinsip-prinsip dasar ilmu tersebut. Kedua, perhatian seorang spesialis ilmu pengetahuan pada apa yang tidak menjadi perhatian orang lain. Ketiga,
syarat penggunaan perangkat ilmu pengetahuan dalam tafsir: a) Berpegang
pada fakta ilmiah bukan hipotesis. b) Menjauhi pemahaman diri dalam
memahami nash. c) Menghindari untuk menuduh umat seluruhnya bodoh.
(Lihat Fatwa-Fatwa Kontemporer Jilid 3).
blog ini berisi ide-ide yang terlintas dalam benak yang kemudian langsung aku tulis dalam buku harianku . juga latihan-latihan terjemahan saya dan mudahan bermanfaat and yang terpenting adalah selalu berfikr.....think...think..think.. oke
Tampilkan postingan dengan label TAFSIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAFSIR. Tampilkan semua postingan
Rabu
Langganan:
Postingan (Atom)